>

INFO BLOG :

02 April 2011

Jalan Terang Untuk Bayar Hutang

Jalan Terang Untuk Bayar Hutang

Seorang pria bernama Mukhlis tengah mendekam di Lapas Sukamiskin, Bandung. Bisnis yang begitu menggiurkan sesaat membuatnya terjerembab hutang hingga lebih dari Rp 2 milyar. Ia tak sanggup bayar dan perusahaan kreditur pun memperkarakannya hingga ia dipenjara.
Hari itu adalah Ahad, sudah dua pekan lebih Mukhlis berada di dalam sel sempit di balik jeruji. Ia merasa sedih dan kesepian. Kebebasan yang biasa ia hirup sebelumnya kini hanya tinggal kenangan. Jangankan untuk bersenang-senang dengan rekan dan sahabat, untuk berkumpul dengan keluarga tercinta saja sudah tidak lagi bisa. Mukhlis merasa sedih, dan ia berjanji tidak ingin lagi hidup seperti ini. Berkali-kali dengan mulutnya ia gumamkan doa kepada Allah Sang Maha Penolong dari balik jeruji agar ia dapat menyelesaikan perkara dan segera bebas dari penjara dan kembali ke rumah untuk berkumpul bersama keluarga.

Dalam kesedihan yang Mukhlis alami, tiba-tiba seperti ijabah doa yang datang dari Allah Swt maka Mukhlis dapati ustadz Iman sedang berkeliling dari satu sel ke sel lainnya. Ustadz Iman adalah pembimbing rohani Islam para tahanan yang kerap memberikan pelajaran mental bagi setiap tahanan yang ada di Lapas Sukamiskin. Sepekan dua kali biasanya ustadz Iman datang ke lapas. Demi melihat datangnya ustadz Iman maka Mukhlis pun memanggil beliau dari balik jeruji.

Terjadilah obrolan antara Mukhlis dan ustadz Iman. Banyak nasehat yang disampaikan sang ustadz kepada Mukhlis, termasuk salah satu nasehatnya adalah agar Mukhlis rajin bersedekah. Ustadz Iman menyampaikan bahwa sedekah itu menjadi salah satu cara yang membuat datangnya pertolongan Allah Swt.

Mukhlis meresapi nasehat itu, maka sejurus kemudian ia bangkit untuk mengambil sesuatu. Ia buka tas dan dari dalam tas tersebut ia ambil uang sejumlah Rp 1 juta dan ia berikan kepada sang ustadz.

“Ustadz..., mohon salurkan uang ini sebagai sedekah saya. Terserah ustadz mau berikan kepada siapa... saya berharap dengan sedekah ini saya akan mendapat pertolongan Allah seperti yang ustadz sampaikan kepada saya!”

Sang Ustadz menerima sedekah Mukhlis. Beliau berjanji untuk menyalurkan sedekah tersebut selekas mungkin. Tak lupa sang Ustadz mendoakan Mukhlis agar segala masalah yang ia hadapi diberi kemudahan oleh Allah Swt.

Sejurus kemudian ustadz Iman pun berlalu meninggalkan Mukhlis.

Ustadz Iman kembali ke kampungnya. Sebelum beliau tiba di rumah beliau menyempatkan untuk mampir di sebuah warung kecil. Beliau membeli sesuatu di sana. Teringat akan titipan sedekah Mukhlis, maka ustadz Iman pun berbincang dengan pemilik warung.

“Bu, punten..., apakah di warung ini ada orang-orang miskin yang punya hutang dan belum bisa terlunaskan?!” tanya ustadz Iman kepada ibu pemilik warung.

“Ada ustadz....! ada beberapa orang susah yang punya hutang di warung saya.” jawab ibu pemilik warung.

“Berapa orang bu kira-kira jumlah mereka dan besaran hutangnya?!” kejar ustadz Iman lagi.

Maka ibu pemilik warung pun menceritakan bahwa ada sejumlah orang miskin yang berhutang di warungnya, dan itu membuat usahanya sulit berkembang sebab modal yang ia putar tertahan oleh hutang-hutang mereka.

Sang ibu pemilik warung menyebutkan sejumlah nama, namun setelah dihitung semua orang itu memiliki jumlah hutang Rp 1,8 juta. Sang ibu mengutarakan; biasanya mereka berhutang keperluan sehari-hari seperti sembako, namun rupanya mereka selalu tidak mampu membayar hutangnya sementara sang ibu tidak tega kalau mendengar mereka mengiba, maka ia pun memberikan izin kepada mereka untuk berhutang di warungnya.

Usai mendapat penjelasan dari ibu pemilik warung maka ustadz Iman menjelaskan bahwa ia memiliki titipan sedekah sebesar 1 juta rupiah. Beliau meminta kepada ibu pemilik warung untuk menghitung siapa saja kiranya yang bisa ditolong agar terbebas dari hutang.

Sang ibu pemilik warung amat senang mendengarnya. Maka ia memberikan data orang-orang susah yang kerap berhutang di warungnya. Setelah dihitung maka ada 7 nama di antara mereka yang bisa dilunaskan hutangnya dengan uang sedekah 1 juta rupiah tersebut.

Dengan baca basmalah ustadz Iman menyerahkan uang sedekah Mukhlis kepada ibu pemilik warung. Sang ibu berucap syukur dan ia mengangkatkan tangan seraya berdoa kepada Allah Swt atas anugerah-Nya yang telah menggerakan hati Mukhlis, orang yang tidak dikenalnya, untuk mau melunasi hutang-hutang orang susah yang ada di warungnya.

Ibu pemilik warung berjanji kepada ustadz Iman untuk memberitahukan kepada 7 nama tadi kabar gembira ini. Maka saat kesemua nama tadi mendapatkan kabar tersebut maka mereka pun bersyukur kepada Allah Swt dan mendoakan Mukhlis dengan penuh kesungguhan.

Ina, istri Mukhlis datang berkunjung ke lapas pada hari Kamis. Ada gurat kegembiraan pada wajahnya. Saat Mukhlis datang di ruang besuk, maka Ina bangkit dari duduknya dan ia tak kuasa menahan tangis. Mukhlis kaget melihat istri tercintanya menangis. Mukhlis menanyakan apa gerangan namun Ina tidak mampu menjawab apa-apa. Tubuhnya bergetar dan terlihat banyak air mata yang mengalir di pipinya. Ina mengeluarkan secarik surat berwarna putih dari tasnya. Surat itu ia serahkan kepada Mukhlis dan langsung surat itu dibaca.

Tidak banyak kata dan kalimat tertulis dalam surat itu. Namun demi membaca surat tersebut, maka Mukhlis pun tertunduk dan mulai meneteskan air mata haru.

“Allahu akbar.... Allahu Akbar.... Allahu Akbar....

Alhamdulillah ya Rabb.... sungguh Engkau Maha Penolong dan Maha Pemurah... Engkau tolong hamba-Mu yang lemah ini untuk keluar dari masalah” pekik Mukhlis dalam doa.

Dalam surat tertanggal hari Selasa dua hari yang lalu tertulis bahwa perusahaan tempat Mukhlis berhutang menyatakan bahwa hutangnya SEBESAR 1 MILYAR RUPIAH TELAH DIHAPUSKAN!

Mukhlis dan Ina saling berpegangan tangan. Mereka sungguh bahagia mendengar berita gembira ini. Berita ini sungguh membuat beban hutang Mukhlis bertambah ringan. Maka usai bertemu dan bertukar kabar, beberapa saat kemudian Ina pun berpamitan untuk pulang ke rumah.

Keesokannya adalah hari Jumat. Seluruh penghuni lapas bersiap untuk melaksanakan shalat Jum'at. Saat menanti datangnya waktu Jum'at tiba Mukhlis mengisinya dengan dzikir dan i'tikaf. Begitu adzan Zuhur dikumandangkan maka naiklah sang khatib yang tiada lain adalah ustadz Iman. Saat menyimak khutbah Jum'at yang disampaikan ustadz Iman maka air mata Mukhlis kembali menetes deras. Mukhlis mengingat perjumpaannya dengan ustadz Iman pada hari Ahad lalu dan ia teringat sedekah satu juta rupiah yang ia titipkan kepada beliau. Sungguh sedekah itu telah dibayar Allah Swt hanya dalam tempo 2 hari menjadi 1000 kali lipat.

Saat shalat Jum'at usai, maka Mukhlis mendatangi ustadz Iman. Ia menyampaikan ucapan terima kasih yang berulang-ulang atas bantuan ustadz Iman menyalurkan sedekahnya. Ustadz Iman pun kembali mengucapkan terima kasih. Beliau sampaikan bahwa pemilik warung dan 7 orang yang berhutang juga turut berterima kasih kepada Mukhlis dan mendoakan. Mendengarkan penuturan ustadz Iman kembali air mata haru mengalir deras di pipi Mukhlis.

Sambil terisak Mukhlis berkata kepada ustadz Iman, “Ustadz..., janji Allah Swt yang ustadz sebutkan bagi orang yang bersedekah sungguh kini telah saya rasakan. Sedekah saya kemarin dalam dua hari sungguh telah Allah bayarkan kepada saya sebesar 1000 kali lipat!”

Mukhlis pun merangkul erat tubuh ustadz Iman. Kedua manusia itu tak henti-hentinya berucap hamdalah dan bersyukur kepada Allah Swt. Ada kebahagiaan yang tiada terperi di hati kedua manusia itu. Keduanya menjadi saksi atas janji Allah, bahwa masalah yang dihadapi bisa mudah diatasi asalkan kita saling menolong terhadap sesama.

39 Pesan Masuk:

Didi Tea mengatakan...

subhanallah...

Anonim mengatakan...

Mantaaappp....

KEAJAIBAN BERSEDEKAH mengatakan...

syukron jazakumulloh semoga bermanfaat

Akbar mengatakan...

semoga bisa mengikuti.

Anonim mengatakan...

SUBHANALLAHH....ALLAH MAHA BESAR....

Anonim mengatakan...

Allahuakbar,,,sungguh pengalaman yang dapat membuat ghirah untuk bersedakah...

KEAJAIBAN BERSEDEKAH mengatakan...

AMIN AMIN ayo sedekah kita jadikan jadwal dalam pengeluaran kita.

Jazakumulloh semoga bermanfaat

Anonim mengatakan...

SUBHANALLOH,kuatkan iman kami utk tetap beriman padaMU.

MDDS mengatakan...

Maha Suci Allah SWT, luar biasa

Anonim mengatakan...

Subhanallah... sungguh janji Allah adl PASTI
Jazakumullah...

Frans Setiagung mengatakan...

MAHA BESAR ALLAH ATAS SEGALA KARNUIANNYA

JAZAKUMULLOH SUDAH MAMPIR DAN BERKUNJUNG SAUDARAKU KE JIWASEDEKAH BLOG'S

Anonim mengatakan...

Maha Suci Allah ,Janji Allah adalah Pasti,saya menangis saat membaca artikel ini karena saya juga dibebani hutang untuk usaha saya...semoga Allah memberikan kemudahan kepada Hambah NYA yg dalam kesulitan selagi mereka mau berusaha dan bersedekah...Amiin

e,ed mengatakan...

Subhanalloh aku trenyuh membacanya,karena aku juga pelaku hutang,gaji besar hutangku juga besar aku akan memulai me rutinkan sedekah

e,ed mengatakan...

Subhanalloh aku trenyuh membacanya,karena aku juga pelaku hutang,gaji besar hutangku juga besar aku akan memulai me rutinkan sedekah

Alka mengatakan...

Sungguh sedekah menjadi jalan terbaik untuk lolos dari jeratan hutang,meski sampai hari ini hutang masih menjerat hidup kami sekeluarga, namun dengan sedekah sedikit demi sedikit sudah mulai terkikis,kami percaya DHUHA + TAHAJUD + SEDEKAH sebuah solusi , asalkan selalu bersabar, yakin bahwa Allah akan melunasi hutang-hutang yg menjerat, semoga kawan2 dan sodara2 ku yg masih bergelimangan hutang yakin bahwa dengan sedekah Allah akan meberi jalan dan melunasinya....
Dengan 3B bermimpi+berdoa+bergerak , sama2 kita rubah kehidupan kita jauh lebih baik
amien
semoga bermanfaat
wss

Anonim mengatakan...

subhanallah. semoga pengalaman yang disampai dibingkai sedekah ini, orang yang membacanya diberikan kemudan oleh Allah ketika dia sekarang sedang terbelit hutang. dengan cara mengamalkan sedekah tadi. amin....

Anonim mengatakan...

subhanallah. semoga pengalaman yang disampai dibingkai sedekah ini, orang yang membacanya diberikan kemudan oleh Allah ketika dia sekarang sedang terbelit hutang. dengan cara mengamalkan sedekah tadi. amin....

Anonim mengatakan...

subhanallah. semoga pengalaman yang disampai dibingkai sedekah ini, orang yang membacanya diberikan kemudan oleh Allah ketika dia sekarang sedang terbelit hutang. dengan cara mengamalkan sedekah tadi. amin....

fendi mengatakan...

maha benar Alloh dg segala firman-Nya "Dan Allah akan senantiasa menolong seorang hamba, selama ia mau menolong saudaranya." HR. Muslim
### Berbisnis & Berbagi : KLIK> (( www.income-syariah.com/?id=Ahlulfirdaus )) ===================

Menjadi kaya mengatakan...

Allah Akbar ....Maha suci Allah.SEbuah pengalaman yang patut ditiru oleh semua orang

Anonim mengatakan...


Ass, Wr, Wb, bisakah saya diberikan No. HP Bpk. Mukhlis saya ingin berkonsultasi dengan beliau, terima kasih

WANCOM CHEATER mengatakan...

ALLAH HUAKBAR

WANCOM CHEATER mengatakan...

ALLAH HU AKBAR,,

hambaallah mengatakan...

subkhhanaallah wallailahaaillawllah huallah huakbarr,ya allah saya juga pingin dilepaskan hutang ya raaab hidup sedekah

Anonim mengatakan...

Hey very interesting blog!

My homepage: http://www.grindmattsehmichajordanbofu2.com

Anonim mengatakan...

ALLAH HU AKBAR,,Indahnya Berbagi - ALLAH MAHA KAYAdengan cara mengamalkan sedekah tadi. amin....

Anonim mengatakan...

subhnalloh,..!! kepada pengunjung blog ini Demi Allah Rosululoh saya saat ini masih tebelit hutang 100 jt'an karena d dzolimi dan d tipu temenku sendiri. dah 4 tahun saya menjalani keadaan ini, segala upaya sudah saya laksanakan ibadah puasa sedekah, namun mungkin Allah belum memberi jalan kluar atas semua cobaan ini.sekarang aku cmn hanya bs gali lobang tutup lobang...!! buat kaum muslimin wal muslimat yang mau bersedekah memberi bantuan untuk melunasi hutangku mohon transfer lewat mandiri
atas nama : sunaryo
no rek : 130 - 00 - 1249770- 0
no,. hp : 083821691946
kepada anda yang mau ikhlas menolong saya, saya doakan semoga amal ibadah anda di terima dan d ganti berkali kali lipat,.. dan d berikan kesehatan keselamatan dan di jauhkan dari siksa api neraka ,.. amin, "wasalam ;' ( sunaryo )

Anonim mengatakan...

subhanalah semoga sedekah juga bisa mengantarkan saya aga saya dapat membayar ganti rugi kpada perusahaan saya

Anonim mengatakan...


Assalamualaikum Wr. Wb, kalau hal tersebut memang benar-benar terjadi, saya mohon bantuan bpk/ibu untuk memberikan alamat dan no. Telp bpk. Mukhlis karena saya ingin mendengar kesaksiannya dan ingin berbuat seperti dia, karena saat ini pun saya sedang mengalami hal seperti yang pernah dialami Bpk. Mukhlis.

Sebagai informasi disni saya sampaikan sbb. : Nama saya M. Irfansyah Lubis, usia 45 tahun, pekerjaan pegawai BUMN Bidang Perkebunan, berdomisili di Medan saat ini sedang terlilit hutang sebesar Rp. 200 juta yang saya pinjam dari rentenir dan Bank, sekarang ini saya kesulitan untuk membayarnya, uang Rp. 200 juta tersebut saya pergunakan untuk membantu perobatan orangtua saya (ibu kandung), bahkan karena sulitnya untuk membayar hutang tersebut saya berniat untuk menjual ginjal saya sebesar rp. 300 juta, untuk itulah kepada Bpk/Ibu saya mengharapkan dapat memberikan solusi atas masalah yang saya hadapi, untuk menghubungi saya dpt menghubungi HP saya di no. 082160948874

Atas bantuan Bpk/Ibu saya ucapkan terima kasih.

Anonim mengatakan...


Ass saya M. Irfansyan Lubis mohon bantuan bpk/ibu untuk memberikan no. HP dan alamat beliau karena saya ingin berdiskusi dengan beliau karena saya sedang punya banyak hutang saya ingin membuktikan apa yang dialami beliau, terima kasih

syariah jaya mengatakan...

Amin Ya Rabbal Allamin

Anonim mengatakan...

Saya ingin bersedekah kepada yang membutuhkan...hubungi saya di nomor ini 081366968888

Anonim mengatakan...

subhanalloh,artikel yang sangat berharga,dan perlu harus di contoh

Anonim mengatakan...

Assalmualaikum WR. WB.

Puji syukur alhamdulilah kehadirat ALLAH.SWT
selamat siang dengan air mata membaca tulisan di blog ini, adalh karena saya dan keluarga setelah saya berhenti bekerja, dan terlilit hutang yang begitu besarnya, sampai istri dan anak2 saya keluagra saya siang malam hnya menangis karena kesulitan kami ini, segala cara telah kami lalui demi sesuap nasi dengan jualan kue, namun untuk makan sudah sulit, sekang rumah dan tanah akan di sita oleh pemilik uang kami memiliki hutang begitu besar untuk ukuran kami 150 juta, dan kami pasti akan tinggal di pondok jika ada yg berbaik hati kami mohonkan sedekah Rp 1000 untuk boleh membantu kami
doa kami akan selalu menyertai kebaikanmu semua,
no Hp saya 082236313209 ibu Miswati
mhon maaf jika telah menulis tulisann ini meresakn mu semua saudaraku

Anonim mengatakan...

Assalamu alaikum . sudi kiranga aku dapat dibantu untuk menyelesaikan masalah utang yang aku alami saat ini . aku tidak ingin meminta bantuan uang tp hanya ingin minta bantuan agar dapat membeli secepatnya aset aku yaitu sebuah rumah seluas 600 M . dengan penjualan aset tersebut insya Allah semua masalah utang aku akan terselesaikan . jika berminat membantu hub saya di no. 081241500400 ... Assalamu alaikum

Anonim mengatakan...

nikmat (Tuhan )manakah yang kan kau dustakan? qs.Ar rahman

Anonim mengatakan...

nikmat (Tuhan)manakah yg kan kau dustakan?Qs.Ar Rahman

Sholikul Anam mengatakan...

maaf pak, nama saya sholikul anam , saya terlilit hutang sebesar 130 juta , ini akibat kecerobohan saya dalam berusaha , dan kini saya dalam pelarian di kalimantan, dengan meninggal anak dan istri saya , ekonomi saya hancur, hutang saya di sana sini, di beberapa bank dan 5 orang,,, istri saya belum mau saya ajak ke kalimantan ,,, setiap dengar tlp istri sya dia menangis , dan selalu didatangi penageh... sedangkan posisi saya di kalimantan masih terkatung katung ,,, mohon kiranya bapak / ibu sudi membantu kesulitan saya ini ..atas bantuan para dermawan disampaikan banyak terima kasih dan semoga dibalas oleh Alloh SWT dengan yg Sebaik baiknya ,,,, nama : sholikul anam, alamat tulungagung jawa timur indonesia, ini rekening saya bank mandiri rek. 1440012776321 a/n sholikul anam,

Sholikul Anam mengatakan...

maaf pak, nama saya sholikul anam , saya terlilit hutang sebesar 130 juta , ini akibat kecerobohan saya dalam berusaha , dan kini saya dalam pelarian di kalimantan, dengan meninggalkan anak dan istri saya , ekonomi saya hancur, hutang saya di sana sini, di beberapa bank dan 5 orang,,, istri saya belum mau saya ajak ke kalimantan ,,, setiap dengar tlp istri sya dia menangis , dan selalu didatangi penageh... sedangkan posisi saya di kalimantan masih terkatung katung ,,, mohon kiranya bapak / ibu sudi membantu kesulitan saya ini ..atas bantuan para dermawan disampaikan banyak terima kasih dan semoga dibalas oleh Alloh SWT dengan yg Sebaik baiknya ,,,, nama : sholikul anam, alamat tulungagung jawa timur indonesia, ini rekening saya bank mandiri rek. 1440012776321 a/n sholikul anam, berapapun bantuan anda semua sangat kami harapkan

Poskan Komentar

Indahnya Berbagi - ALLAH MAHA KAYA
Pena Sahabat Kisah Keajaiban Sedekah & Cerita Islam

Posting

Posting
SEMUA MILIK ALLAH SWT.

Pesan Via FACEBOOK

 
Design by Warnet Affanet | Bloggerized by Affanet - Premium Blogger Themes | Jiwasedekah Blog's